instagram twitter
  • Home
  • Thoughts
  • Hobby
    • Books
    • Experience
    • Traveling
  • About
  • Contact
  • Creations

Rani Wijaya

“We write to taste life twice, in the moment and in retrospect.” ― Anaïs Nin



Ada benarnya juga orang yang bercita-cita untuk menciptakan rumah sebagai tempat pulang, bukan hanya tempat tinggal. Ah... mungkin bukan ada benarnya lagi tapi memang benar adanya bila menyediakan dan menjadikanya rumah sebagai tempat pulang adalah hal terbaik bagi pasangan maupun anak-anak kelak. Sebuah cita-cita sederhana yang akan berdampak besar. 

Karena, rumah adalah tempat tujuan bagi orang-orang tersayang untuk kembali dari lelahnya aktivitas yang dijalani. Tempat ternyaman untuk menghabiskan waktu, sekalipun dengan kegiatan melelahkan untuk membereskan segala urusan rumah tangga. Tetap ternyaman sekalipun diluar sana banyak yang menawarkan untuk menjadi tempat nyaman. Akan selalu ternyaman karna dirumahlah ada orang yang menjadi sumber bahagia.

My parents are the home that i mean. My parents success to make house to be a home, place to back, after all what have been happened, not just as place to stay. And now i thinking what my home is and what my home for. Then i wish that in my future.

To you who will be my home and will always be my reason to be your home, i will be your home and will always be your reason to be my home.


***

Semua yang memiliki rumah belum tentu menjadikannya sebagai tempat untuk pulang, karena rumah adalah home bukan sekedar house.
Wednesday, October 05, 2016 No komentar
Newer Posts
Older Posts

About me


Halooo! Aku Rani~ Blog ini hanya berisikan cerita sehari-hari, ambil yang baik-baiknya aja yaaa, karenaa... .

“We write to taste life twice, in the moment and in retropect.” Anais Nin

:)

Follow Me

Blog Archive

  • ►  2023 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2020 (11)
    • ►  December (2)
    • ►  August (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
  • ►  2019 (1)
    • ►  August (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  September (2)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (3)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2017 (29)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  September (2)
    • ►  August (1)
    • ►  June (8)
    • ►  April (2)
    • ►  March (5)
    • ►  January (9)
  • ▼  2016 (16)
    • ►  November (1)
    • ▼  October (1)
      • Home, Not House
    • ►  September (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (4)
    • ►  February (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2015 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (2)
    • ►  June (2)
    • ►  April (2)
    • ►  March (3)
    • ►  February (2)
  • ►  2014 (12)
    • ►  September (2)
    • ►  August (4)
    • ►  July (3)
    • ►  April (2)
    • ►  January (1)
  • ►  2013 (14)
    • ►  December (1)
    • ►  August (6)
    • ►  July (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (2)
    • ►  February (2)

Popular Posts

  • Bahasa Jawa Dalam Percakapan
    Saya bukan orang yang pintar berbahasa jawa. Saya lagi belajar, memperlancar. Postingan berbau bahasa jawa ini saya ambil dari ucapan seh...
  • Kulo Dereng Saget
    Dulu, beberapa kali bapak pernah bilang “sekarang kalo ngomong pake bahasa jawa. Masak orang jawa nggak bisa bahasa jawa. Masak tingga...
  • Writer Challenge Day 2: Tentang Penyebab Histeris
    Sampai hari ini kalau ditanya apakah saya pernah histeris? Kapan? Karena apa? Saya bakal jawab histeris waktu nungguin artis korea di ...
  • Writer Challenge Day 3: Hal Yang Ingin Di Capai
    Dari dulu saya punya kebiasaan kalau mau nyusun target pasti langsung nulis gitu aja, nulis apa yang dipengenin tanpa memperhatikan ba...
  • Writing Challenge: Tentang Yang Kudambakan
    Daritadi siang gambaran kekasih idaman sebenernya udah seliweran di kepala. Mau nulis dia yang kayak gini, dia yang kayak gitu, dia ya...
Powered by Blogger.

Created with by ThemeXpose